SMKN 1 Selong Susun Langkah Konkret Perkuat Kemitraan IDUKA

Kepala SMKN 1 Selong, H. Abdul Wahid.

NTB Terkini.id, Lotim- SMKN 1 Selong Kabupaten Lombok Timur (Lotim), langsung mengambil langkah dalam rangka menindaklanjuti arahan  Direktur SMK Kementerian Pendidikan, saat kunjungannya belum lama ini.

Langkah ini difokuskan pada penguatan kemitraan dengan Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA) untuk mencetak lulusan yang lebih kompeten dan adaptif.

Wakasek Humas SMKN 1 Selong, Abdul Basir mengaku, pihaknya telah menyusun sebanyak tiga strategi utama yang bersifat konkret untuk mengimplementasikan arahan tersebut. Langkah pertama,  melakukan pemetaan ulang kebutuhan kompetensi industri.

“Ini sekaligus menyesuaikannya dengan program keahlian yang ada di sekolah. Dari pemetaan ini, kami menyusun rencana penguatan kurikulum berbasis link and match yang lebih tepat sasaran,” ujar Basir, Selasa (18/11/2025).

Langkah kedua berfokus pada intensitas komunikasi dan implementasi kerja sama. Pihak sekolah telah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah mitra industri prioritas, baik di tingkat lokal maupun regional.

Komunikasi ini tidak hanya sebatas pembaruan Memorandum of Understanding (MoU), tetapi juga mencakup pembahasan detail implementasi program.

“Implementasi kerja sama meliputi penempatan PKL, kelas industri, program magang bagi guru, serta peluang rekrutmen lulusan,” bebernya.

Langkah ke tiga, SMKN 1 Selong mulai mempersiapkan penyelenggaraan program Teaching Factory (TeFa) di beberapa kompetensi keahlian. Program ini dirancang dengan standar proses produksi dan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pasar, melalui kerja sama langsung dengan industri.

“Kami bekerja sama dengan industri untuk menghadirkan standar proses produksi dan layanan yang sesuai kebutuhan pasar, sehingga siswa benar-benar mendapatkan pengalaman kerja yang relevan,” terang Basir.

Di sisi lain, SMKN 1 Selong juga kini memperkuat budaya kolaborasi dengan IDUKA melalui kunjungan balasan, pertemuan industri (Industrial Meeting), dan Workshop bersama. Hal ini menurutnya penting, agar komunikasi antara sekolah dan industri berjalan lebih terbuka dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa penguatan hubungan dengan IDUKA adalah kunci untuk menciptakan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap bersaing di dunia kerja,” tegas Basir.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Selong, H. Abdul Wahid, menekankan pentingnya peran kepemimpinan sekolah dalam koordinasi dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Upaya ini merupakan bagian integral dari visi sekolah untuk memastikan lulusannya memiliki kualifikasi yang dibutuhkan oleh pasar kerja global.

“Peran Kepala Sekolah dalam koordinasi dan pengembangan SDM, dalam koordinasi dan silaturahmi melibatkan Dinas Dikbud NTB, untuk menghasilkan SDM yang kompeten dan berdaya saing di era global,” jelasnya.(FIT)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id