Kegiatan In House Training (IHT) yang diselenggarakan SMKN 1 Alas, Sunbawa, Mulai Tanggal 14 hingga 17 November 2025.
NTBTerkini.id, Sumbawa – SMKN 1 Alas, Kabupaten Sumbawa, mengambil langkah progresif yang berani untuk mentransformasi kualitas pembelajaran di sekolah, melalui In House Training (IHT). Kegiatan ini dimulai dari tanggal 14 hingga 17 November 2025.
Dalam kegiatan ini, pihak sekolah memperkenalkan para guru terkait Implementasi Deep Learning dan Koding. Langkah ini menegaskan komitmen SMKN 1 Alas untuk tidak hanya mengikuti.
Tetapi juga memimpin adaptasi pendidikan kejuruan di tengah badai Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Untuk menjamin kedalaman materi, SMKN 1 Alas mengundang narasumber profesional yang kompeten.
Termasuk Pengawas Pembina SMKN 1 Alas H. Abdul Haris, Plt KCD Sumbawa Afendi, Indra Lesmana, dan Zulkarnain. Wakakurikulum SMKN 1 Alas, Deni Hamdani menjelaskan, IHT ini diadakan sebagai bagian integral dalam menyambut Tahun Ajaran 2025/2026.
Kegiatan ini, menurutnya, merupakan puncak dari upaya guru-guru dalam mempraktikkan hasil pelatihan selama tiga bulan penuh (In 1 dan On 1, 2, dan 3). Serta menjadi wadah presentasi ‘Best Practice’ hasil guru model dalam pembelajaran mendalam.
“Era saat ini menuntut kita untuk tidak hanya mengajar, tetapi juga menciptakan inovasi. Deep Learning dan Koding bukan lagi hanya domain pendidikan tinggi, tetapi harus diintegrasikan secara terapan di tingkat SMK untuk menyiapkan peserta didik yang benar-benar siap kerja dan kompetitif,” terang Deni Hamdani.
Seluruh dewan guru dan staf pengajar SMKN 1 Alas mengikuti pelatihan ini dengan antusiasme. Materi yang disajikan meliputi fundamental Deep Learning, pengenalan bahasa pemrograman esensial untuk Kecerdasan Buatan (AI), hingga sesi Hands-On (Praktik Langsung) mengaplikasikan prinsip-prinsip koding untuk menyusun modul ajar interaktif dan penilaian berbasis data yang canggih.
Kegiatan IHT ini diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi SMKN 1 Alas. Dan tentu saja selaras dengan tekadnya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya terampil di bidang kejuruannya. Tetapi juga memiliki literasi digital tingkat tinggi yang dibutuhkan oleh dunia industri modern.
Ini pun Sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan kejuruan nasional, SMKN 1 Alas berkomitmen menjadikan kurikulum berbasis teknologi ini sebagai program berkelanjutan di tahun-tahun ajaran mendatang. Langkah ini juga menempatkan SMKN 1 Alas sebagai salah satu pionir pendidikan kejuruan di NTB yang siap menghadapi tantangan global.(FIT)
