Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) di Desa Sengkerang, Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng), saat merampungkan tugu tapal batas.
NTBTerkini.id, Loteng- Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 Mahasiswa Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) di Desa Sengkerang, Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng) kian menunjukan hasil yang membanggakan.
Salah satu bukti, yakni hasil karya mereka berupa tugu tapal batas antar Desa Sengkerang dan Desa Mujur. Tugu tapal batas ini pun diresmikan dan diserahkan kembali ke desa, Rabu (26/11/2025).
Tugu tapal batas yang bercat putih dengan bentuk yang khas itu pun menoreh senyum kebanggaan dan pujian dari tokoh dan warga desa setempat. Tidak terkecuali, Wakil Ketua Badan Keamanan Desa (BKD) Sengkerang, Supriadi.
Mewakili warga desa, Supriadi memberikan apresiasi sekaligus terima kasih atas upaya mahasiswa KKN Undikma. Keberadaan mereka, menurutnya, tidak hanya sekedar menjalankan program perkuliahan.
Ada kesan serta bukti nyata keterlibatan mahasiswa mengintervensi kebutuhan warga desa. “Saya sudah mengikuti dan mendampingi kegiatan KKN di Desa Sengkerang sejak tahun 2004. Harus saya katakan, KKN Undikma angkatan ini adalah yang paling berkesan bagi saya,” puji Supriadi.
Di sisi lain, pihaknya menilai, tugu tapal batas yang dibangun, sebagai bagian dari konsistensi mahasiswa dalam berpartisipasi di berbagai kegiatan masyarakat.
“Anak-anak KKN ini rajin-rajin sekali. Mereka selalu aktif di setiap kegiatan dan membuat program kerja mereka terasa sangat berdampak. Apresiasi kami setinggi-tingginya atas dedikasi mereka,” ucapnya dengan senyum.
Ketua KKN Kelompok 55 Undikma, Hakma, menyambut haru pujian itu. Ia pun menjelaskan bahwa pembangunan tugu tapal batas, murni terlahir dari inisiatif kelompok. Ini pun dibangun sebagai wujud terima kasih dan warisan nyata bagi warga desa.
“Kami ingin meninggalkan jejak yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga menjadi simbol keharmonisan antar wilayah. Tugu ini adalah penanda dari KKN 55 dan semoga dapat dijaga oleh masyarakat,” pesan Hakma.(MEI)
