Tak Tertib, Siswa SMAN 6 Mataram Bakal Dibina di Kebun Bina Karakter dan Program Ekstra Kulikuler

FOTO: Moh Ridwan.

NTBTerkini.id, Mataram- SMAN 6 Mataram mengambil langkah inovatif dalam implementasi pendidikan karakter bagi siswa-siswinya. Salah satunya sanksi berupa skorsing bagi siswa yang tidak tertib.

Kini hal itu diubah dengan hukuman yang berfokus pada pembinaan melalui aktivitas langsung dan edukatif, yakni dengan metode “Kebun Bina Karakter”. Jadi selama periode hukuman, siswa tidak tertib tersebut akan diarahkan untuk mengikuti proses belajar di alam terbuka.

“Dengan cara efektif ini siswa siswi jadi berubah dan bahkan berterima kasih pada bapak ibu gurunya,” ungkap Plt Kepala SMAN 6 Mataram, Moh. Ridwan, saat ditemui, Sabtu (06/12/2025).

Ia menjelaskan, proses pembinaan di Kebun Bina Karakter tidak hanya diisi dengan nasihat. Namun juga berfokus pada penanaman norma agama dan kesusilaan. Uniknya, selama menjalani sanksi, siswa diajarkan keterampilan. Mereka akan diajarkan membuat pupuk organik (Pupuk Cair).

Aktivitas ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Siswa tidak hanya berhenti di proses pembuatan, tetapi juga mengimplementasikan di rumah masing-masing. Sehingga, penerapan ilmu praktis ini menjadi salah satu faktor yang berdampak pada perubahan perilaku siswa.

Selain sanksi berupa pembinaan, pihak sekolah juga mengaktifkan kegiatan ekstrakulikuler yang berorientasi pada pembentukan dan penguatan karakter. Penanaman sikap dan adat juga menjadi fokus utama, yang dirangkum dalam konsep 3M, yakni menghormati, menghargai, dan menyayangi.

“Konsep ini diharapkan menjadi pedoman etika sosial bagi seluruh siswa di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” imbuh dia.

Di sisi akademik, SMAN 6 Mataram menunjukkan komitmen terhadap perkembangan literasi dan numerasi siswa. Sekolah secara rutin mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah. Termasuk literasi digital dan kegiatan numerasi.

“Fasilitas pendukung juga dioptimalkan, tidak hanya mengandalkan perpustakaan konvensional, tetapi juga dengan memanfaatkan media digital secara luas,” terangnya.

Untuk memastikan kualitas pengajaran, sekolah juga berinvestasi dalam peningkatan kompetensi tenaga pendidik. SMAN 6 Mataram secara proaktif mengadakan workshop bagi guru atau mendorong guru untuk mengikuti kegiatan workshop di luar sekolah.

“Ini demi menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan yang diselenggarakan di sekolah,” jelasnya.(Fit)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id