Bupati Lotim, Haerul Warisin.
Lotim – Maraknya aksi demo di sejumlah desa di Kabupaten Lombok Timur (Lotim), memantik respon Bupati Haerul Warisin. Diwawancarai awak media, Kamis (08/01), bupati Lotim ini memberikan lampu hijau pada setiap aksi demo warga terhadap kinerja pemerintah desa.
”Kalau demo itu menuntut transparansi pengelolaan dana desa, maka saya berdiri bersama masyarakat,” tegas Haerul Warisin.
Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh rakyat itu adalah niat baik untuk mengingatkan para kades agar bekerja secara baik dan benar.
”Kan demo itu bagian daripada mengkritisi, memperbaiki dan mengontrol kebijakan desa. Silahkan saja ya, saya silahkan saja masyarakat untuk berdemonstrasi,” dorongnya.
Sebaliknya, jika ditemukan terbukti kades mengambil uang rakyat, maka ia tidak akan tinggal diam dan langsung memecatnya secara sepihak.
”Ya dan saya berhentikan dia ya. Saya berhentikan, tapi tetap dikejar masalah uang rakyat. Enggak boleh itu di main – mainkan,” timpalnya.
Kendati demikian, ia berpesan agar aksi demonstrasi tetap dilakukan dengan cara yang tertib dan tidak anarkis.
”Lengkapi diri dengan data dan fakta dalam setiap tuntutan. Saya dukung masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, namun dengan cara yang baik, jangan sampai anarkis dan merusak fasilitas yang ada,”pesannya.(EN)
