FOTO: (Dari Kanan) Ketua DPD KAI NTB, Dr Lalu Anton Hariawan, SH., MH., Sekretaris DPD KAI NTB, Eddy Kurniady, SH., dan Tim Advokasi Srikandi DPD KAI NTB, Husnul Fajri, SH. (Ist)
NTBTerkini.id, Mataram – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) NTB berakhir setelah Dr Lalu Anton Hariawan, SH., MH., terpilih secara aklamasi, Sabtu (10/01). Selain dipimpin oleh doktor muda dengan rentetan kesuksesan yang gemilang, ada seorang wanita yang saat ini tengah menjadi sorotan di organisasi advokat tersebut.
Dia adalah Husnul Fajri, SH. Perempuan kelahiran Pancor, Lombok Timur (Lotim) yang kini tergabung dalam Tim Advokasi Srikandi DPD KAI NTB ini, ternyata memiliki jejak prestasi yang bukan kaleng-kaleng. Salah satunya menjadi advokat pejuang Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Sekarang sempat di posisi sebagai koordinator Advokasi Serikat Buruh Migran, dan saat ini menjabat sebagai Ketua persatuan Buruh Migran (PBM,red) Lotim,” ungkap Ayik, sapaan anggunnya saat diwawancarai via handphone, Jumat (16/01) malam.
Perhatian Ayik terhadap PMI khususnya yang dari NTB sudah tumbuh sejak duduk di bangku perkuliahan. Ia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Gunung Rinjani. Di bangku perkuliahan, ia merupakan aktivis yang vokal hingga didapuk sebagai Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Lotim.
Usai menuntaskan studinya tahun 2017 silam, langkah perjuangan Ayik lebih mengerucut. Terlebih lagi setelah mengalungkan identitas profesi sebagai advokat, dirinya getol melakukan pendampingan serta memperjuangkan hak dan keadilan PMI beserta keluarganya secara gratis.
“Saya memberikan bantuan secara gratis untuk PMI mulai tahun 2020. Kenapa PMI, karena NTB merupakan daerah pengirim terbesar kedua di Indonesia yang mengirimkan buruh migran ke luar negeri,” ulasnya.
Ia juga aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di Lotim mengenai tata cara bekerja ke luar negeri yang sesuai prosedur, serta mengupayakan pemberdayaan ekonomi bagi purna PMI dan anggota keluarganya.
DPD KAI NTB kini telah memiliki nakhoda yang baru Muda berwibawa nan Energik. Ayik berharap, dengan keberadaan Doktor Lalu Anton pihaknya akan lebih leluasa lagi dalam memberikan perlindungan terhadap buruh migran.
“Harapan saya, ada istilahnya ada perhatian lebih untuk masyarakat NTB oleh ketua terpilih, yang penting untuk kepentingan PMI,” harapnya.(RIN)
