Gas LPG 3 Kg di Lotim Langka, Harga Melonjak

FOTO: Ilustrasi.

NTBTerkini.id, Lotim– Kelangkaan gas LPG 3 kilogram di Lombok Timur (Lotim) kian langka saja. Warga kecil kini harus berjibaku mencari gas subsidi, bahkan hingga terpaksa keluar wilayah tempat tinggal.

Seperti yang dialami Inaq Adi, warga Desa Batu Nampar Selatan. Ia rela menempuh perjalanan dari Batu Nampar selatan menuju Kecamatan Keruak sejak pagi hari, demi mendapatkan gas LPG 3 kg.

Namun, harapannya pupus setelah stok di lokasi tujuan dinyatakan telah habis. “Saya berangkat dari Batu Nampar jam 7 pagi, jauh-jauh ke Keruak, tapi tidak dapat gasnya. Memang benar-benar langka sekarang ini,” keluhnya, Rabu (08/04).

Tak hanya sulit didapat, harga gas di tingkat pengecer pun melonjak. Inaq Adi mengaku, jika membeli di sekitar tempat tinggalnya, harga gas bisa mencapai Rp35 ribu per tabung, angka yang memberatkan bagi masyarakat kecil. “Kami tidak sanggup,” imbuhnya.

Kondisi ini semakin menekan warga yang sangat bergantung pada gas subsidi untuk kebutuhan memasak sehari-hari. Kelangkaan membuat masyarakat harus berkeliling dari satu tempat ke tempat lain tanpa kepastian.

Bahkan kerap pulang dengan tangan kosong, padahal telah memakan biaya transportasi. Menurut Inaq Adi, persoalan ini tidak hanya menimpa dirinya, tetapi juga dirasakan luas oleh warga lainnya di wilayah selatan Lotim.

Ia berharap Pemkab Lotim segera mengambil langkah konkret untuk menormalkan distribusi gas LPG 3 kg agar tidak terus merugikan masyarakat kecil.

“Harapan kami, semoga kelangkaan ini segera teratasi. Kasihan kami pak, ndarak Sik ngemi Nani, butuh gas untuk masak,” harapnya.(EN)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id