FOTO: Acara pelepasan para Guru dan Kepsek di Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng), Selasa (20/01).
NTBTerkini.id, Loteng– Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah (Loteng), melepas purna tugas bagi sejumlah tenaga pendidik dan pengawas sekolah, Selasa (20/01).
Momentum pelepasan yang berlangsung khidmat ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru, yang telah mengabdi selama puluhan tahun.
Tercatat, personel yang memasuki masa purna bakti kali ini terdiri dari satu orang pengawas sekolah, tiga orang kepsek, serta sejumlah guru.
Diantara sosok yang dilepas adalah pengawas sekolah yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Wilayah (Korwil), yang masa tugasnya resmi berakhir per 1 September mendatang.
Ketua Panitia Pelaksana, Ahmad Faizun menjelaskan, kegiatan pelepasan ini merupakan inisiatif bersama untuk menjaga tali silaturahmi, sekaligus memberikan penghormatan terakhir secara kedinasan kepada rekan sejawat.
“Kegiatan ini murni seremonial sebagai ucapan terima kasih kami. Walaupun persiapannya dilakukan melalui kesepakatan sederhana antara K3S dan PGRI, maknanya sangat dalam bagi kami untuk mengapresiasi jasa rekan-rekan yang pensiun,” ujar Ahmad.
Terkait transisi kepemimpinan dan tenaga pengajar, staf kepegawaian Pemkab Loteng, Hardi memastikan, masa pensiun para pendidik ini tidak akan mengganggu proses belajar mengajar di sekolah.
Koordinasi terkait pemenuhan tenaga pengajar diklaim telah dilakukan sejak jauh hari. “Untuk kekosongan posisi guru,sudah terisi oleh tenaga yang ada sebelumnya. Untuk jabatan kepsek yang kosong, sudah diusulkan melalui Korwil dan diisi oleh Plt berdasarkan SK Sekda,” jelas Hardi.
Hadir dalam acara pelepasan, internal pendidik, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Pengurus PGRI Kabupaten, hingga unsur pimpinan kecamatan (Muspika) seperti Kapolsek dan Danramil.(MEI)
