FOTO: Bupati Lombok Timur (Lotim), H Haerul Warisin, menyerahkan secara langsung bantuan insentif kepada salah satu guru madrasah, Rabu (24/12/2025).IST
NTBTerkini.id, Lotim- Kabupaten Lombok Timur (Lotim) bersama Baznas dan Kementerian Agama (Kemenag) Lotim, menyalurkan insentif tunai Rp300 ribu per orang kepada ribuan guru madrasah swasta pada tahap ketiga, di lingkungan Madrasah Maraqitta’limat Mamben. Rabu (24/12/2025).
Insentif tersebut diberikan kepada guru RA, MI, MTs, dan MA swasta sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka, terutama yang bertugas di wilayah pelosok. Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemda Lotim dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia menuju Lotim “SMART”.
Ketua Baznas Lotim, Drs. H. Muhammad Kamli menyebutkan, jumlah penerima manfaat telah melampaui 2.000 guru yang tersebar di Belanting, Masbagik, Maraqitta’limat Mamben, serta wilayah NW Anjani dan NW Pancor, dan jumlahnya masih akan bertambah.
Awal 2027 mendatang, program ini direncanakan diperluas untuk menyasar guru PAUD swasta. Kepala Kemenag Lotim, H. Shulhi, M.Pd, mengapresiasi perhatian bupati terhadap guru madrasah. Menurutnya, insentif ini adalah wujud penghargaan atas dedikasi panjang para pendidik.
Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa guru swasta memiliki peran vital dalam menjaga masa depan generasi daerah. Selain insentif, Ia juga berkomitmen membayarkan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan selama satu tahun bagi guru honorer yang telah mengabdi lebih dari 25 tahun.
“Bantuan langsung untuk rakyat, termasuk guru, tidak bisa ditunda meski harus mengorbankan pembangunan fisik,” tegasnya.
Kolaborasi Pemda Lotim, Baznas, dan Kemenag ini diharapkan memberi dampak ekonomi langsung sekaligus meningkatkan motivasi mengajar guru madrasah swasta di Lombok Timur. (EN)
