Jasad Korban Arus Sungai Melau Ditemukan di Pantai Gading

FOTO: Proses evakuasi jasad Pawan (69), korban yang terseret arus Sungai Melau, Kamis (22/01).

NTBTerkini.id, Mataram-Operasi pencarian terhadap Pawan (69), warga Dusun Mapasan, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah (Loteng), yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Melau ditutup.

Hal ini pasca jasad korban ditemukan di tepi Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Kamis (22/01) pagi. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pukul 05.00 Wita, pada Selasa kemarin.

Warga kemudian menemukan jejak kaki dan pakaian korban di tepi Sungai Melau, dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Mandalika melalui BPBD Loteng, Rahman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera menerjunkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika untuk melakukan koordinasi dan penyisiran awal di lokasi kejadian.

Hari kedua pencarian yakni pada Rabu, Kantor SAR Mataram kembali memberangkatkan personelnya dan memperluas area penyisiran bersama unsur terkait.

“Pencarian kami maksimalkan dengan menyisir aliran Sungai Melau hingga muara,” ujar Bustanil.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi menambahkan, keberadaan jasad korban diketahui, setelah pihaknya menerima laporan dari pihak kepolisian.

Tim Rescue pun segera diberangkatkan untuk melakukan evakuasi dan selanjutnya membawa jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram, guna proses identifikasi.

“Setelah dipastikan oleh pihak keluarga bahwa jenazah tersebut benar merupakan korban yang dicari, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Bustanil.(RED)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id