Kepala SMAN 2 Kilo Raih ASN NTB Awards 2025

Kepala SMAN 2 Kilo, Kabupaten Dompu, Amarhadi, usai menerima secara resmi ASN NTB Awards 2025 di Lapangan IPDN Loteng, Rabu (17/12/2025).

NTBTerkini.id, Loteng- Kepala SMAN 2 Kilo, Kabupaten Dompu, Amarhadi, berhasil menorehkan prestasi dalam ajang Seleksi ASN NTB Awards Tahun 2025. Ia menyabet predikat Terbaik III untuk Kategori Jabatan Fungsional Jenjang Keahlian.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, didampingi Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri. Seremoni penyerahan penghargaan berlangsung di Lapangan IPDN Loteng, bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-67 Provinsi NTB, Rabu (17/12/2025).

ASN NTB Awards 2025 merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB terhadap aparatur yang dinilai memiliki dedikasi, inovasi, dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Atas prestasi ini, Amarhadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil dari upaya kolektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di SMAN 2 Kilo, dengan pendekatan kepemimpinan yang adaptif.

“Alhamdulillah, prestasi ini saya peroleh melalui upaya memperbaiki kualitas pembelajaran di sekolah. Khususnya dengan menerapkan strategi Leading Change dan Leading Recillience,” ungkap Amarhadi dengan bangga.

Dalam kepemimpinannya, Amarhadi menekankan ke penguatan pendidikan karakter siswa. Dengan mengadopsi visi dan misi yang sederhana agar lebih mudah diinternalisasi oleh seluruh warga sekolah.

“Kami membuat visi dan misi sekolah yang mudah dipahami dengan bahasa yang sederhana, tidak perlu mewah,” imbuhnya.

Selain itu, ia menerapkan konsep Open School. Strategi ini dimanfaatkan agar institusi pendidikan dapat menyesuaikan kalender pendidikan dengan kebutuhan komunal masyarakat sekitar.

Sehingga keberadaan sekolah memiliki dampak langsung terhadap lingkungan sosialnya. Terkait pengembangan literasi dan numerasi, Amarhadi fokus pada peningkatan kapasitas tenaga pendidik (People Development).

Ia memastikan para guru di SMAN 2 Kilo telah mendapatkan pelatihan yang memadai agar mampu mendampingi siswa secara optimal. Langkah konkret lainnya adalah melibatkan pihak eksternal, untuk menciptakan ekosistem belajar yang inklusif.

“Guru-guru kami mendampingi sekaligus mengajak para penggiat literasi untuk hadir di sekolah. Kami juga memperkaya koleksi buku, baik fiksi maupun ilmiah, di perpustakaan sekolah,” jelasnya.(Fit)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id