LSP P1 SMKN 1 Selong Jadi Koordinator Utama Pelaksanaan UKK

FOTO: Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026.

NTBTerkini.id, Lotim– Jelang Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026, Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Kesatu (LSP P1) SMKN1 Selong, resmi menjadi motor penggerak sertifikasi bagi sejumlah sekolah dalam jaringan (jejaring) di wilayah tersebut.

Ketua LSP P1 SMKN 1 Selong, Dr. M. Zainuddin, S.T., M.M., mengungkapkan, saat ini pihaknya telah ditunjuk sebagai koordinator utama atau Person in Charge (PIC) pelaksanaan UKK 2026.

Penunjukan ini bukan tanpa alasan. LSP P1 SMKN 1 Selong memiliki wewenang hukum untuk melaksanakan kerja sama uji kompetensi berdasarkan Surat Keputusan (SK) Dikbud NTB Nomor 100.3.3/627 SMK/Dikbud tentang penetapan SMK Jejaring.

“Berdasarkan SK, kami memiliki wewenang penuh untuk memfasilitasi dan bekerjasama dalam pelaksanaan UKK bagi sekolah-sekolah yang masuk  skema jejaring kami. Ini bentuk penjaminan mutu, agar lulusan SMK memiliki sertifikat resmi berlisensi BNSP,” ujar Zainuddin, Rabu (04/02).

Melalui otoritas tersebut, LSP P1 SMKN 1 Selong menjadi tumpuan bagi sembilan sekolah mitra dalam menyelenggarakan uji kompetensi yang terstandar.

Sekolah-sekolah di bawah wewenang kerja sama sertifikasi ini diantaranya SMKN 1 Pringgabaya, SMKN 1 Taliwang, SMKN 1 Buer, SMKN 1 Plampang, SMKN 1 Woja, SMKN 2 Dompu, SMKN 2 Praya Tengah, SMKN 1 Kopang, dan SMKN 2 Kuripan.

Kerja sama ini akan resmi dimulai pada 2 Februari 2026, dibuka sekaligus dengan pelaksanaan UKK di SMKN 1 Pringgabaya. Sebaliknya, LSP P1 SMKN 1 Selong akan menguji tiga skema utama.

Bidang Jasa Pembuatan Barang dari Logam (Pengelasan), Pelaksana Madya Pemeliharaan Instrumen Kontrol Berbasis PLC, serta Operator Mesin Bubut.

Secara internal, SMKN 1 Selong juga telah menyiapkan 23 ruang lingkup skema sertifikasi okupasi dan KKNI Kualifikasi II. Skema ini mencakup sektor-sektor strategis.

Seperti Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Pemesinan, Desain Komunikasi Visual (DKV), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), hingga Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

Zainuddin menekankan pentingnya pembekalan sertifikat kompetensi ini bagi siswa. Merujuk pada riset Zainuddin M. dan Rijal MS. (2022), efikasi diri dan bimbingan karier menjadi faktor kunci kesiapan kerja.

“Siswa dibekali skema okupasi yang sesuai dengan penjenjangan karier mereka nantinya di dunia usaha dan dunia industri (DUDI),” tuturnya.

Untuk jalur UKK Mandiri, LSP P1 SMKN 1 Selong terus berkoordinasi dengan para ketua program keahlian guna menggandeng mitra industri yang relevan. Hal ini agar proses pengujian tetap berpijak pada kebutuhan nyata di lapangan kerja.(FIT)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id