FOTO: GM Lombok Astoria Hotel Fadjri Dukariadi Roesman.
NTBTerkini.id, Mataram– Tingkat hunian kamar atau okupansi di Lombok Astoria Hotel menunjukkan tren positif pada awal Ramadan tahun ini. Fadjri Dukariadi Roesman selaku GM, mengungkapkan adanya kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.
”Untuk okupansi hotel, Lombok Astoria mengalami peningkatan dari tahun lalu di bulan yang sama dengan kenaikan sekitar 60 persen,” ujar Fadjri usai berbuka puasa, Kamis (19/02).
Selain peningkatan okupansi, Lombok Astoria juga memberikan perhatian khusus pada layanan kuliner selama bulan suci Ramadan. Fadjri menjelaskan bahwa pihak hotel telah menyiapkan beragam variasi hidangan untuk memanjakan lidah para tamu yang ingin berbuka puasa.
Pada hari pertama, hotel menyediakan kombinasi menu internasional dan tradisional. Beberapa menu andalan yang disajikan antara lain:
• Western Food: Termasuk hidangan khas Mongolian food.
• Middle Eastern: Nasi Kebuli yang menjadi primadona makanan khas Timur Tengah.
• Menu Pelengkap: Berbagai jenis hidangan penutup dan makanan nusantara lainnya.
Fadjri menambahkan, pihaknya melakukan kurasi menu yang lebih kaya dibandingkan tahun sebelumnya.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, ada penambahan menu juga untuk berbuka puasa, seperti variasi gorengan dan salad yang lebih beragam,” tuturnya.
Mengenai pemesanan tempat untuk agenda buka puasa bersama selama bulan Ramadan, Fadjri mencatat grafik yang terus merangkak naik. Meski hari pertama dimulai dengan angka yang moderat, pesanan untuk hari-hari berikutnya terlihat sangat menjanjikan.
”Untuk hari pertama puasa ini, bookingan baru mencapai sekitar 30-an orang. Namun, untuk hari kedua, jumlah reservasi yang masuk sudah lumayan banyak,” kata Fadjri.
Pihak manajemen optimis bahwa angka kunjungan dan pemesanan paket berbuka puasa akan terus meningkat seiring dengan berjalannya bulan Ramadan, mengingat fasilitas dan variasi menu yang ditawarkan menjadi daya tarik utama bagi masyarakat Kota Mataram dan sekitarnya.(FIT)
