SMKN 3 Selong Intensifkan Pembelajaran Berbasis Proyek

FOTO: siswa-siswi SMKN 3 Selong, Lotim, tengah mengikuti Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PjBL), Selasa (03/03).

​NTBTerkini.id, Lotim– SMKN 3 Selong, Lombok Timur (Lotim), kini mulai mengintensifkan penerapan model Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PjBL) bagi seluruh siswanya. Kegiatan ini menyasar peserta didik mulai dari kelas X, XI, hingga XII, dengan fokus pada penguatan kompetensi praktis.

Metode PjBL dirancang untuk membekali para siswa dengan kombinasi keterampilan teknis (Hard skills) dan non-teknis (Soft Skills) yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Melalui pengalaman langsung dalam menangani proyek tertentu, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori di bangku kelas, tetapi juga mampu memecahkan masalah secara nyata.

​Kepala SMKN 3 Selong, Ruslan, menjelaskan bahwa transformasi metode pembelajaran ini merupakan langkah strategis sekolah dalam merespons dinamika dunia kerja yang terus berubah.

Menurutnya, PjBL bagi siswa bertujuan untuk mengasah kemandirian serta kemampuan kolaborasi tim yang sering kali menjadi titik lemah lulusan baru.

​”PjBL bagi siswa bertujuan untuk memberikan gambaran nyata tentang tantangan di lapangan. Kami ingin siswa tidak hanya kompeten secara teknis di bidangnya masing-masing, tetapi juga memiliki etos kerja, kedisiplinan, dan kemampuan komunikasi yang baik melalui pengerjaan proyek-proyek ini,” ujar Ruslan, Selasa (03/03).

​Dalam pelaksanaannya, lanjut Ruslan, siswa diberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan proyek yang memiliki standar kualitas menyerupai produk atau jasa di industri.

Untuk siswa kelas X, proyek difokuskan pada pengenalan alat dan dasar-dasar keahlian. Sementara bagi siswa kelas XI dan XII, proyek diarahkan pada inovasi produk dan layanan jasa yang lebih kompleks.

​Dengan terlibat langsung dalam siklus proyek mulai dari perencanaan, pengerjaan, hingga evaluasi siswa akan lebih siap saat memasuki masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) maupun saat lulus nanti.

​”Output utama kami bukan sekadar nilai di atas kertas, melainkan portofolio karya. Hal inilah yang akan menjadi nilai tawar lebih bagi lulusan SMKN 3 Selong saat bersaing di pasar kerja,” jelasnya.(FIT)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id