Perkuat Motivasi Siswa, SMKN 1 Lopok Andalkan Guru Tamu dan Kolaborasi Lintas Sektor

FOTO: Para siswa SMKN 1 Lopok Kabupaten Sumbawa, tengah melaksanakan kegiatan sektor Peternakan.

Sumbawa- SMKN 1 Lopok, Kabupaten Sumbawa, terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas lulusannya agar relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Melalui program Guru Tamu dan kolaborasi lintas sektor, sekolah ini berupaya membangun motivasi serta menyelaraskan kurikulum, dengan perkembangan teknologi terbaru di industri.

Diwawancarai, Rabu (14/01), Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum (Waka Kurikulum) SMKN 1 Lopok, Supriadi menuturkan, kehadiran praktisi langsung ke ruang kelas merupakan langkah strategis untuk membuka cakrawala siswa mengenai kondisi rill di lapangan.

Salah satu tujuan utama pelibatan praktisi, untuk memperkuat motivasi dan orientasi karier siswa. Dengan menghadirkan sosok dari dunia industri, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang di masa depan.

“Guru tamu berbagi pengalaman nyata, baik itu Success Story, maupun tantangan di lapangan. Ini dapat mendorong siswa untuk lebih serius mengembangkan kompetensi mereka agar sesuai dengan standar industri,” ujar Supriadi.

Dalam implementasinya, SMKN 1 Lopok telah menjalin kemitraan erat dengan sejumlah pihak di sektor peternakan. Diantaranya Samawa Global Farm, Kelompok Ternak Ridho Illahi, ‌Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak (BPTHMT) Serading

Selain motivasi, program ini menjadi instrumen penting dalam kebijakan Link and Match. Supriadi menjelaskan bahwa guru tamu terlibat secara periodik dalam proses belajar mengajar, khususnya pada kompetensi keahlian peternakan.

Materi yang diajarkan mencakup seluruh lini produksi, mulai dari dasar-dasar pemeliharaan dan kesehatan ternak, pengelolaan pakan, hingga aspek bisnis.

“Mereka mengajarkan langsung teknik pembibitan, pengelolaan sarana produksi, hingga proses panen, pasca-panen, dan strategi pemasaran. Ini memastikan kurikulum kita selalu update dengan proses kerja terbaru di industri,” tambahnya.

Tak hanya terpaku pada sektor peternakan, SMKN 1 Lopok juga memperluas jangkauan kerja samanya ke bidang pertambangan. Sekolah ini menggandeng Jurusan Pertambangan Universitas Cordoba (Undova) Sumbawa Barat untuk program Sharing Knowledge.

Kolaborasi ini ditujukan bagi siswa kompetensi keahlian Teknik Geologi Pertambangan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan wawasan keilmuan, keterampilan teknis, serta penguasaan teknologi pertambangan terkini bagi para siswa.

Supriadi menegaskan bahwa model pembelajaran kolaboratif ini tidak akan berhenti di dua sektor tersebut saja. Pihak sekolah berkomitmen untuk terus memperluas jaringan kemitraan demi mencakup seluruh bidang keahlian yang ada.

“Insa Allah, ke depannya program pembelajaran kolaboratif ini akan kami kembangkan lagi untuk semua bidang keahlian yang ada di SMKN 1 Lopok. Kami ingin memastikan semua lulusan kami memiliki daya saing yang tinggi,” jelasnya.(FIT)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id