Kajari Mataram Atensi Penuh lndikasi Korupsi PMI Lobar

FOTO: (gambar Utama) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, Dr. Gde Made Pasek Swardhyana. (Foto ukuran kecil) Haris Karnaen menghindari pertanyaan wartawan sembari melangkah cepat menuju kendaraan pribadinya.

NTBTerkini.id, Mataram– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mataram, , Dr. Gde Made Pasek Swardhyana, akhirnya buka suara terkait kasus dugaan penggelapan dan korupsi Palang Merah Indonesia (PMI) Lombok Barat (Lobar).

Ditemui di ruangannya, Selasa (05/05), Kajari Mataram menegaskan, kasus ini merupakan tindak lanjut kejaksaan terhadap laporan pengaduan masyarakat tentang adanya indikasi tindak pidana korupsi PMI Lobar, berkaitan dengan penyalahgunaan dana pengelolaan darah.

Dengan nominal sebesar lebih Rp150 juta. Sementara ini, Kasus tersebut dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) yang nantinya akan dikaji secara mendalam, apakah ada atau tidak unsur tindak pidana korupsi.

“Nanti hasil dari pemeriksaan akan kami evaluasi dan dalami. Saat ini, kami belum tahu persis fakta yang ada. Kita lihat saja nanti,” timpalnya.

Sementara ini, lanjut dia, Kejari Mataram telah memanggil sebanyak lima pengurus PMI Lobar untuk dimintai keterangannya, yang salah satunya, Haris Karnaen.

Ditemui terpisah pasca pengambilan keterangan di Kejari Mataram, Ketua PMI Lobar, Haris Karnaen, maupun rekan-rekan pengurus lainnya mengelak diwawancarai wartawan. Alasannya masih ada agenda lain.(RIN)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id