Film “Nyensek” Karya Siswa SMKN 1 Praya Tengah Targetkan Emas di Level Provinsi

FOTO: Tim film SMKN 1 Praya Tengah tengah saat menerima penghargaan di FLS3N Tahun 2026.

NTBTerkini.id, Loteng – SMKN 1 Praya Tengah, Lombok Tengah (Loteng), terus membuktikan kebolehannya di bidang seni kreatif. Khusus untuk Ekstra Kulikuler (Ekskul) Multimedia Community (MMC), sekolah ini kembali menorehkan prestasi.

Yakni menjuarai kompetisi film pendek tingkat kabupaten dalam ajang Festival Lomba Seni Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tahun 2026.

Kini, tim film SMKN 1 Praya Tengah tengah bersiap menghadapi tantangan di tingkat Provinsi NTB dengan misi besar melaju ke tingkat Nasional.

Pembina ekskul MMC, Lalu Rajiv Riyan Kurniawan mengungkapkan, film pendek yang diproduksi mengangkat tema budaya tenun “Nyensek”, sebagai simbol persatuan bangsa yang berjudul ASA.

Menurutnya, film tersebut memiliki kedalaman makna yang luar biasa. Lokasi syutingnya sendiri bertempat di Desa Sukarara.

“Konsep film ini sebenarnya simbolis tentang keadaan negara saat ini. Bagaimana sulitnya menyusun benang satu per satu hingga menjadi kain. Sama halnya dengan sulitnya menyatukan bangsa. Berbagai keresahan generasi muda terhadap kebijakan negara, kami tuangkan lewat simbol benang merah dan putih yang ditenun tersebut,” papar Rajiv saat ditemui di SMKN 1 Praya Tengah, Selasa (28/04).

Meskipun Rajiv memiliki latar belakang di bidang pemrograman dan mengajar Coding, ia terus mendedikasikan keterampilannya di bidang multimedia untuk membimbing siswa.

Ia mengakui tantangan tersulit dalam pembuatan film ini bukan pada teknis, melainkan pada pengembangan konsep cerita.

“Tantangannya ada pada konsep cerita agar enak dibaca dan semakin bagus saat diterjemahkan ke dalam visual film. Kami terus memberikan masukan kepada siswa agar ide kreatif mereka bisa tersampaikan dengan kuat,” terangnya.

Selama empat tahun berturut-turut, sekolah ini dinilai konsisten memegang gelar juara satu di tingkat kabupaten. Namun, target tahun ini lebih tinggi.

Setelah sempat meraih juara dua di tingkat provinsi dua tahun lalu, tim MMC kali ini optimistis dapat merebut juara satu demi mendapatkan tiket menuju tingkat Nasional.

Terkait proses produksi, pihak sekolah memberikan dukungan penuh. Untuk memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan lancar, proses syuting dilakukan pada akhir pekan di lokasi yang sama dengan cabang lomba fotografi.

“Kami memanfaatkan waktu weekend agar tidak mengganggu pelajaran. Kepala sekolah sangat mendukung penuh kegiatan lomba ini,” jelas Rajiv.

Rajiv mengajak lulusan SMP untuk tidak ragu bergabung dengan SMKN 1 Praya Tengah. Selain unggul di bidang Teknologi Informasi (IT) dan coding, sekolah ini juga menjadi wadah bagi siswa yang ingin mendalami industri kreatif.

Mulai dari pembuatan konten, desain grafis, hingga perfilman melalui ekskul MMC.(MEI)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id