Kuota Prestasi SMAN 1 Praya Terpenuhi, Jalur Zonasi Masih Dinamis

FOTO: Proses PPDB/SPMB SMAN 1 Praya.

​NTBTerkini.id, Loteng– Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Praya, Lombok Tengah (Loteng) tahun ajaran 2026/2027, masih terus bergulir.

Hingga saat ini, kuota untuk jalur prestasi dilaporkan telah terisi penuh, sementara jalur zonasi atau domisili masih mengalami pergerakan yang dinamis.

​Ketua Panitia SPMB SMAN 1 Praya, Asep Taufik mengungkapkan, kuota untuk jalur prestasi sebanyak 144 siswa sudah terpenuhi seluruhnya, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.

Pada jalur ini, calon peserta didik diwajibkan memenuhi syarat ambang batas nilai yang telah ditentukan.

​”Calon murid harus memiliki akumulasi nilai minimal sebesar 1.700. Jika nilainya di atas itu, mereka bisa mendaftar secara daring (online),” kata Asep saat ditemui di Praya, Selasa (23/06).

Kendati demikian Asep menekankan, pemenuhan nilai minimal, bukan jaminan mutlak kelulusan. Sistem seleksi tetap memberlakukan proses pemeringkatan (Ranking) berdasarkan total nilai tertinggi serta pemenuhan syarat administratif lainnya.

“Jadi, bukan sekadar bisa mendaftar lalu otomatis diterima. Penerimaan tetap mengacu pada peringkat,” ujarnya menambahkan.
​
​Berbeda dengan jalur prestasi yang sudah final, situasi di jalur domisili atau zonasi saat ini masih sangat dinamis. Sistem aplikasi PPDB terus memperbarui data dan peringkat pendaftar secara langsung (Real-Time).

​Menurut Asep, posisi pendaftar dalam sistem peringkat tidak hanya ditentukan oleh jarak geografis rumah ke sekolah, melainkan juga oleh faktor status hubungan keluarga dengan pihak sekolah.

​”Data masih berubah setiap saat. Walaupun jarak rumahnya dekat dengan sekolah, posisi mereka tetap akan mengikuti sistem peringkat. Anak kandung (guru/tenaga kependidikan,red) memiliki prioritas utama dalam pemeringkatan, sedangkan kategori lainnya disesuaikan dengan ketentuan,” beber Asep.

​Pada tahun ini, kuota awal untuk jalur domisili sebenarnya ditetapkan sebanyak 168 siswa. Namun, karena jalur afirmasi (kurang mampu) belum terpenuhi dari kuota maksimal 100 kursi, panitia mengalihkan sisa 44 kursi yang kosong ke jalur domisili.

Sehingga total daya tampung jalur domisili membengkak menjadi 212 siswa. ​Menariknya, pantauan pada aplikasi sementara menunjukkan angka pendaftar jalur domisili yang lolos mencapai 213 calon murid.

Menurut Asep, selisih satu kursi merupakan antisipasi sistem terhadap kemungkinan adanya calon siswa yang tidak melakukan daftar ulang.

​”Di aplikasi bisa saja terlihat 213 orang karena sistem mengantisipasi peserta yang tidak daftar ulang. Jadi sistem masih bersifat dinamis sampai seluruh tahapan selesai,” tambahnya.

​Secara keseluruhan, SMAN 1 Praya membuka daya tampung sebanyak 480 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.

Kuota tersebut dibagi ke dalam seluruh jalur penerimaan resmi, mulai dari jalur prestasi, afirmasi, domisili, hingga jalur perpindahan tugas orang tua sesuai dengan ketentuan juknis SPMB.(FIT)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id