Cegah Dini Kenakalan Remaja, KKN-PMD Unram Gelar Sosialisasi di MTs NW Loyok

FOTO: Kegiatan sosialisasi KKN-PMD Unram di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Lombok Timur (Lotim), Selasa (21/07).

NTBTerkini.id, Lotim – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (KKN-PMD) Universitas Mataram (Unram) yang ditempatkan di Desa Loyok, Kecamatan Sikur, Lombok Timur (Lotim), menggelar Sosialisasi, Selasa (21/07).

Mengangkat tema “Pencegahan Kenakalan Remaja”, kelompok mahasiswa ini memusatkan kegiatan sosialisasi di Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Wathan (MTs NW) Loyok. Kegiatan pun dihadiri oleh seluruh siswa-siswi serta dewan guru MTs NW Loyok.

Kegiatan ini digagas sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN-PMD terhadap tumbuh kembang generasi muda di Desa Loyok, mengingat masa remaja merupakan periode rentan yang mudah dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan, media sosial, dan tren yang berkembang di era digital.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN-PMD berupaya menanamkan kesadaran sejak dini kepada para siswa agar mampu memilah pengaruh positif dan negatif dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat peran sekolah dan keluarga dalam mengawasi tumbuh kembang anak.

Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN-PMD menyampaikan sejumlah materi penting yang meliputi dampak pergaulan bebas, risiko narkoba serta minuman keras, hingga tindakan perundungan (Bullying), baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, simulasi kasus, serta sesi tanya jawab, sehingga para siswa tidak hanya mendengarkan, tetapi juga aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait isu-isu yang mereka hadapi sehari-hari.

Lalu Sahbi selaku Kepala MTs NW Loyok, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak baik, disiplin, dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini kami harapkan dapat menjadi bekal bagi siswa MTs NW Loyok untuk lebih bijak dalam bergaul dan memanfaatkan teknologi, serta mampu mengenali dan menghindari perilaku-perilaku yang berpotensi merugikan masa depan mereka,” harapnya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian acara, terutama pada sesi tanya jawab yang diwarnai dengan berbagai pertanyaan seputar pergaulan dan cara menyikapi ajakan bullying.

Dewan guru MTs NW Loyok turut menyambut baik kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, mengingat pentingnya edukasi pencegahan kenakalan remaja bagi generasi muda di Desa Loyok.(Red)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id