FOTO: Kepala DPMD Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E., beserta jajaran menyampaikan imbauan jelang Pilkades Serentak 2026.
NTBTerkini.id, Sumbawa– Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 20 desa yang tersebar pada 15 kecamatan di Kabupaten Sumbawa, Provinsi NTB, dijadwalkan berlangsung pada 7 September 2026.
Menjelang pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, Ulumuddin, S.E., mengajak seluruh masyarakat, panitia, para calon kepala desa (Cakades), tim pemenangan serta para pendukung untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Ulumuddin menegaskan, beda pilihan dalam proses demokrasi merupakan hal yang wajar. Namun perbedaan tersebut tidak boleh menjadi alasan munculnya konflik, permusuhan, maupun tindakan yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah.
“Pilkades adalah proses demokrasi di tingkat desa. Perbedaan pilihan itu hal yang biasa. Yang paling penting bagaimana seluruh masyarakat tetap menjaga persaudaraan dan tidak menjadikan perbedaan politik sebagai alasan untuk saling bermusuhan,” ungkapnya.
Sebaliknya, para calon kepala desa dan seluruh pendukung, lanjut dia, harus mampu memberikan contoh politik yang sehat dan bermartabat kepada masyarakat.
Kompetisi untuk memperoleh dukungan hendaknya dilakukan secara fair, tanpa provokasi, intimidasi, maupun penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Jangan sampai karena beda pilihan, hubungan keluarga, tetangga dan persaudaraan menjadi rusak. Setelah Pilkades selesai, kita semua tetap akan hidup berdampingan dan membangun desa yang sama,” tegasnya.
Di sisi lain, Ulumuddin mengajak masyarakat yang melaksanakan Pilkades agar menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Masyarakat juga diminta tidak mudah terprovokasi oleh isu, kabar maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Jika terdapat persoalan, keberatan atau dugaan pelanggaran dan penyelesaiannya, diharapkan ditempuh melalui jalur dan mekanisme yang telah disediakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jaga desa masing-masing. Jangan karena kepentingan sesaat, kondusivitas daerah yang sudah terbangun justru terganggu. Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Sumbawa mampu menjalankan demokrasi secara dewasa, aman dan bermartabat,” imbaunya.
“Wujudkan Kamtibmas yang kondusif selama Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026 di Kabupaten Sumbawa. Jaga netralitas, junjung sportivitas dan tetap semangat menjaga persatuan,” pesannya.(RIN)













