Kaesang Pangarep Ramah-Tamah dengan Tokoh Lintas Agama di Kediaman Guru Mangku Gede Wenten

FOTO: Guru Mangku Gede Wenten mengenakan Sapu ke Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, Sabtu (02/05).

NTBTerkini.id, Mataram– Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep bersama rombongan partai, berkunjung sekaligus simakrama (Silaturahmi) bersama tokoh lintas agama, ormas Hindu, dan tokoh masyarakat se NTB, Sabtu (02/05).

Diiringi alunan musik tradisional dan tarian selamat datang, Kedatangan anak dari Presiden RI ke-7 Joko Widodo ini di lingkungan Pamotan Cakranegara, tepatnya di kediaman Guru Mangku Gede Wenten, disambut meriah nan hangat.

Terlebih dikala Guru Mangku Gede Wenten selaku tokoh umat Hindu- Lombok, mengenakan langsung Sapu’ (ikat kepala pria) berwarna putih sebagai simbol penghormatan secara adat istiadat, serta kearifan lokal masyarakat Pulau Lombok.

Turut mendampingi Kaesang Pangarep, Wakil Menteri (Wamen) Kependudukan dan Pembangunan Perempuan/Wakil Kepala BKKBN, Isyana Bagoes Oka, dan rombongan pengurus pusat, serta Ketua DPW PSI NTB, Lalu Budi Suryata.

“Kami sangat berterimakasih karena telah diberikan semangat supaya bisa memperjuangkan hak-hak masyarakat ke depan. Saya juga minta doanya untuk diberikan kesempatan untuk bisa mengabdi dengan masyarakat di NTB,” ungkap Mas Kaesang, sapaannya.

Tokoh Umat Hindu Mataram, Guru Mangku Gede Wenten, menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas kesempatan Mas Kaesang untuk berkunjung ke kediamannya dalam rangka menyambung silaturahmi.

“Bagaimana pun juga, saya sangat apresiasi. Seorang anak presiden berkenan hadir di acara sederhana ini,” ungkap guru mangku.

Ia menegaskan, kedatangan Kaesang Pangarep terlepas dari persoalan politik. Pihaknya bersama para tokoh lintas agama lainnya senantiasa membuka ruang bagi siapapun yang ingin bersilaturahmi.

“Tidak ada kampanye politik. Beliau benar-benar ingin bersilaturahmi dan mengenalkan diri sekaligus partainya, Ini belum pemilu,” tegasnya.

Di sisi lain, hal tersebut juga sebagai bukti bahwa NTB khususnya Kota Mataram, tetap menjaga toleransi dan harmonisasi dalam beragama bahkan antar etnis.

“Tidak ada sebuah perbedaan. Kita menunjukan ke pusat dan dunia bagaimana menggaungkan harmonisasi dan toleransi di NTB betul-betul terjaga,” jelasnya.

Selain ramah tamah, Kaesang Pangarep juga berkesempatan menyerahkan santunan kepada anak yatim khususnya di lingkungan Pamotan.

Turut hadir Direktur Utama BPR Kanti Bali dan jajarannya, sejumlah ormas Hindu yang diantaranya, Puskor Hindunesia DPD NTB, PSN, Prajaniti, dan para pemuda. Kemudian Tokoh Umat Islam, Kristiani, dan Buddha, etnis Tionghoa dan Organisasi Flobamora. (RIN/FIT)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id