FOTO: warga Lingkok Bunut tengah bergotong royong melakukan perbaikan jalan rusak.
NTBTerkini.id, Loteng– Warga Dusun Lingkok Bunut, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) turun tangan melakukan aksi gotong royong memperbaiki jalan rusak.
Aksi yang berlangsung dua hari itu, dipicu oleh kondisi jalan utama desa yang bertahun-tahun rusak dan luput dari perhatian pemerintah daerah. Perbaikan jalan tersebut dilakukan secara manual menggunakan alat seadanya.
Sementara anggarannya, murni bersumber dari dana urunan warga. Selama ini, akses jalan yang dipenuhi lubang itu kerap dikeluhkan karena menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, terutama saat musim hujan.
​Abdul Jalil selaku warga setempat mengeluhkan, aksi turun ke jalan ini terpaksa dilakukan. Karena masyarakat sudah jenuh menunggu janji manis pemerintah yang minim realisasi.
​”Kalau bukan kami yang bergerak, mungkin jalan ini akan tetap rusak bertahun-tahun. Perbaikan jalan ini disebabkan warga jenuh, sudah terlalu lama menunggu perhatian dari pemerintah,” keluh Abdul Jalil, Sabtu (17/05).
​Meski semangat kebersamaan warga tergolong kuat, aksi swadaya ini menyisakan rasa kecewa yang mendalam. Sejumlah warga menyayangkan sikap Pemkab Loteng yang lamban dalam menangani infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
​Menurut warga, pembangunan dan perawatan jalan umum seharusnya menjadi tanggung jawab mutlak pemerintah yang dibiayai oleh negara, bukan justru dibebankan kepada kantong masyarakat.
​Melalui aksi gotong royong ini, masyarakat Dusun Lingkok Bunut berharap terketuk hatinya dan segera turun tangan, untuk memberikan perhatian nyata berupa perbaikan infrastruktur secara permanen. Hal ini demi menjamin mobilitas harian warga berjalan dengan aman dan lancar.(MEI)
