Gegara KSPPG, Bahan Baku MBG Rp85 Juta Tak Terbayarkan

FOTO: Ketua Yayasan Palapa Nusantara, Lalu Muhamad Fahri, Jumat (30/01).

NTBTerkini.id, Lotim–  Yayasan Palapa Nusantara mengeluhkan soal kinerja Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG). Gegara keterlambatan dalam menyerahkan laporan biaya bahan baku, Pasokan bahan baku untuk dapur Makan Bergizi Gratis (MGB) sebesar Rp85 juta, tidak bisa terbayarkan.

Hal ini menyebabkan pihak yayasan sebagai mitra, kesulitan dalam memenuhi kebutuhan operasional dapur.

‎”Ini terjadi di akhir Desember 2025, untuk suplai menu 4 hari dengan jumlah 2600 lebih penerima manfaat. Ini disebabkan KSPPG yang tidak teliti dan fokus dalam pengerjaan laporan administrasi,” keluh Ketua Yayasan Palapa Nusantara, Lalu Muhamad Fahri, Jumat (30/01).

Sebagai mitra, ia menilai, KSPPG tidak maksimal dalam melakukan pengawasan dan pengendalian dalam lingkungan dapur.

‎”Padahal ruangan untuk kepala dan semua staf ahlinya sudah kami siapkan, tapi kepala dapurnya malah lebih sering keluar, sehingga kami tidak melihat adanya pengontrolan yang maksimal terhadap semua kegiatan relawan yang ada di dapur itu sendiri,” bebernya.

Ia berharap agar kepala dapur bisa di ganti dengan kepala dapur yang lain supaya lebih efektif dan efisien, sehingga semua kegiatan dapur dapat dikontrol dengan baik. ‎”Kami berharap, kepala dapurnya diganti dengan yang lain saja,” harapnya.

Terpisah, ‎Kepala SPPG Yayasan Palapa Nusantara, Windi Yahya, tidak menampik di akhir tahun ada pengajuan pembayaran untuk suplai bahan baku yang tidak bisa dibayarkan BGN pusat, karena sistemnya sudah tutup.

Kendati demikian, pihaknya telah melaporkan masalah itu ke kordinator wilayah (Korwil) agar segera dikomunikasikan ke pusat, sehingga pengajuannya segera dibayarkan.

‎”Sudah kami laporkan ke Korwil dan pengajuannya sedang di proses, Insa Allah tunggakan itu pasti akan di bayar oleh BGN,”tutup Windi.(EN)

Terpopuler

Kilas

Must Read

©2025- All Right Reserved. Designed and Developed by ntbterkini.id