FOTO: Perayaan HUT Ke-46 PTAM Giri Menang.
NTBTerkini.id, ​Mataram – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46, PT Air Minum (PTAM) Giri Menang meluncurkan tiga inisiatif strategis untuk meningkatkan pelayanan digital dan menjaga keberlanjutan lingkungan.
Perusahaan milik Pemkab Lombok Barat (Lobar) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram ini berkomitmen memperluas transformasi hulu hingga hilir.
​Direktur Utama PTAM Giri Menang, Sudirman mengatakan, momentum hari jadi tahun ini menjadi pijakan perusahaan untuk kian meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Inisiatif baru yang diperkenalkan meliputi Aplikasi PAM Giri Menang, program Green Office, serta laporan capaian Program Desa Besari yang telah berjalan setahun.
​”Melalui transformasi ini, kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja,” ujar Sudirman dalam sambutannya di Kantor Pusat PAM Giri Menang, Mataram, Senin (15/06).
​Aplikasi PAM Giri Menang hadir sebagai solusi digital untuk memudahkan pelanggan memantau tagihan, menghitung penggunaan air, melakukan pembayaran, hingga menyampaikan pengaduan secara real-time.
Selain itu, perusahaan meluncurkan program 24 Jam Prestasi (Mewujudkan Layanan Prima 24 Jam, Sehat, dan Lingkungan Lestari).
​Layanan 24 jam ini mencakup penyediaan call center, kesiapan petugas operasional, pusat informasi (command center), serta integrasi database pelanggan yang aktif sepanjang hari.
Peluncuran program ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lobar, Hj. Nurul Adha, dan Wakil Wali Kota Mataram, Mujiburrahman.
Capaian Kinerja dan Setoran Dividen Rp20,21 M
​Dalam laporannya, PTAM Giri Menang mencatat pertumbuhan performa yang signifikan sepanjang periode 2025 hingga Mei 2026. Jumlah sambungan langganan melonjak dari 157.773 menjadi 161.054 sambungan, yang memperluas cakupan pelayanan hingga 47,08 persen.
​Dari sisi finansial, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp184,73 miliar dengan laba bersih mencapai Rp40,4 miar. Total aset perusahaan kini tercatat sebesar Rp712,47 miliar.
Atas capaian tersebut, PTAM Giri Menang menyetorkan dividen sebesar Rp20,21 miliar kepada Pemkab Lobar dan Pemkot Mataram.
​Kinerja ini menempatkan PTAM Giri Menang di peringkat kedua Kinerja BUMD Air Minum Terbaik Nasional dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Perusahaan juga meraih predikat Sehat dengan skor 4,10 dari Kementerian PUPR, serta nilai penerapan Good Corporate Governance (GCG) sebesar 88,13.
​Sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas pelanggan, manajemen menyerahkan 60 bingkisan kepada pelanggan terbaik di wilayah Lombok Barat dan Kota Mataram.
Profesionalisme Tanpa Intervensi
​Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengapresiasi perjalanan panjang PTAM Giri Menang yang dinilai mampu beradaptasi dengan tuntutan zaman. Dari awalnya perusahaan daerah milik kabupaten, berkembang menjadi PDAM Giri Menang Mataram, hingga kini berbentuk PT.
Pada kesempatan tersebut, ​LAZ menegaskan pentingnya menjaga profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan daerah demi kepentingan publik.
“Tidak boleh ada intervensi yang mengganggu profesionalisme. Karena keberhasilan perusahaan sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola yang baik,” tegasnya.
​Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan lingkungan melalui program Desa Binaan Bebas Sampah dan Polusi Air (Besari).
Program ini diharapkan menjadi langkah nyata perusahaan untuk memastikan ketersediaan air bersih dengan kualitas prima dari wilayah Kota Mataram hingga pelosok Lobar.(FIT)
